“Apa itu Reggae”
Reggae adalah kombinasi musik dari iringan
tradisional Afrika, Amerika dan Blues serta folk
(lagu rakyat) Jamaika. Gaya sintesis ini jelas
menunjukkan keaslian Jamaika dan memasukkan
ketukan putus - putus tersendiri, strumming gitar
ke arah atas, pola vokal yang ‘berkotbah’ dan lirik
yang masih seputar tradisi religius Rastafari. Meski
banyak keuntungan komersial yang sudah
didapat dari reggae, Babylon (Jamaika),
pemerintah yang ketat seringkali dianggap
membatasi gerak namun bukan aspek politis
Rastafarinya. “Reg-ay” bisa dibilang muncul dari
anggapan bahwa reggae adalah style musik
Jamaika yang berdasar musik soul Amerika
namun dengan ritem yang ‘dibalik’ dan jalinan
bass yang menonjol. Tema yang diangkat emang
sering sekitar Rastafari, protes politik, dan rudie
(pahlawan hooligan). Bentuk yang ada
sebelumnya (ska & rocksteady) kelihatan lebih
kuat pengaruh musik Afrika - Amerika-nya
walaupun permainan gitarnya juga mengisi
‘lubang - lubang’ iringan yang kosong serta drum
yang kompleks. Di Reggae kontemporer,
permainan drum diambil dari ritual Rastafarian
yang cenderung mistis dan sakral, karena itu
temponya akan lebih kalem dan bertitik berat
pada masalah sosial, politik serta pesan
manusiawi.
“Tidak asli Jamaika”
Reggae memang adalah musik unik bagi Jamaika,
ironisnya akarnya berasal dari New Orleans R&B.
Nenek moyang terdekatnya, ska berasal berasal
dari New Orleans R&B yang didengar para musisi
Jamaika dari siaran radio Amrik lewat radio
transistor mereka. Dengan berpedoman pada
iringan gitar pas - pasan dan putus - putus adalah
interprestasi mereka akan R&B dan mampu jadi
populer di tahun 60an. Selanjutnya semasa
musim panas yang terik, merekapun kepanasan
kalo musti mainin ska plus tarinya, hasilnya
lagunya diperlambat dan lahirlah Reggae. Sejak
itu, Reggae terbukti bisa jadi sekuat Blues dan
memiliki kekuatan interprestasi yang juga bisa
meminjam dari Rocksteady (dulu) dan bahkan
musik Rock (sekarang). Musik Afrika pada
dasarnya ada di kehidupan sehari-hari, baik itu di
jalan, bus, tempat umum, tempat kerja ato
rumah yang jadi semacam semangat saat kondisi
sulit dan mampu memberikan kekuatan dan
pesan tersendiri. Hasilnya, Reggae musik bukan
cuma memberikan relaksasi, tapi juga membawa
pesan cinta, damai, kesatuan dan keseimbangan
serta mampu mengendurkan ketegangan.
It’s Influences
Saat rekaman Jamaika telah tersebar ke seluruh
dunia, sulit rasanya menyebutkan berapa banyak
genre musik popular sebesar Reggae selama dua
dekade. Hits - hits Reggae bahkan kemudian telah
dikuasai oleh bintang Rock asli mulai Eric Clapton
sampai Stones hingga Clash dan Fugees.
Disamping itu, Reggae juga dianggap banyak
mempengaruhi pesona tari dunia tersendiri.
Budaya ‘Dancehall’ Jamaika yang menonjol plus
sound system megawatt, rekaman yang
eksklusif, iringan drum dan bass, dan lantunan
rap dengan iringannya telah menjadi budaya tari
dan tampilan yang luar biasa.Inovasi Reggae
lainnya adalah Dub remix yang sudah diasimilasi
menjadi musik populer lainnya lebih luas lagi.Musik reggae sendiri pada awalnya lahir dari
jalanan Getho (perkampungan kaum rastafaria) di
Kingson ibu kota Jamaika. Inilah yang
menyebabkan gaya rambut gimbal menghiasi
para musisi reggae awal dan lirik-lirik lagu reggae
sarat dengan muatan ajaran rastafari yakni
kebebasan, perdamaian, dan keindahan alam,
serta gaya hidup bohemian. Masuknya reggae
sebagai salah satu unsur musik dunia yang juga
mempengaruhi banyak musisi dunia lainnya,
otomatis mengakibatkan aliran musik satu ini
menjadi barang konsumsi publik dunia. Maka,
gaya rambut gimbal atau dreadlock serta lirik-lirik
‘ rasta’ dalam lagunya pun menjadi konsumsi
publik. Dalam kata lain, dreadlock dan ajaran rasta
telah menjadi produksi pop, menjadi budaya
pop, seiring berkembangnya musik reggae
sebagai sebuah musik pop.
Musik reggae, sebutan rastaman, telah menjadi
satu bentuk subkultur baru di negeri ini, di mana
dengannya anak muda menentukan dan
menggolongkan dirinya. Di sini, musik reggae
menjadi penting sebagai sebuah selera, dan
rastaman menjadi sebuah identitas komunal
kelompok social tertentu. Tinggal bagaimana para
pengamat social dan juga para anggota
komunitas itu memahami diri dan kultur yang
dipilihnya, agar tidak terjadi penafsiran keliru yang
berbahaya bagi mereka. Penggunaan ganja
adalah salah satu contohnya, di mana reggae
tidak identik dengan ganja serta rastafarianisme
pun bukanlah sebuah komunitas para penghisap
ganja.
Dari berbagai narasumber
Senin, 24 Januari 2011
Kamis, 13 Januari 2011
5 cara membeli piano akustik baru
Kebanyakan orang piano akustik
masih merupakan barang mahal dan mewah, termasuk saya sendiri.
Untuk mengingat kenyataan ini maka perlu kita
pertimbangkan matang-matang ketika ingin membeli piano
akustik.
Namun kadang sulit untuk mendapatkan panduan membeli piano
akustik. Fakta ini memang sungguh nyata di
kalangan para orangtua siswa piano dimana
mereka tidak memiliki informasi atau panduan
membeli piano akustik. Itulah sebabnya, banyak
orangtua meminta para guru piano anak-anak
mereka untuk membantu mereka melihat piano
yang ingin dibelikan.
Disini saya ada sedikit tips/cara membeli piano akustik yang bertujuan
supaya para pecinta piano akustik tidak kecewa
ketika membeli piano akustik atau tertipu oleh
para penjual piano yang kurang
bertanggungjawab.
Maaf ini bukan nya saya sok tau, ini sekedar berbagi pengalaman jadi jika anda orang lebih berpengalaman mohon jangan sungkan-sungkan untuk melengkapi tulisan ini.
Sekarang langsung saja biar nggak kebanyakan basa-basi.
Apa bila anda ingin membeli piano akustik baru, ada
beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan
agar anda tidak kecewa ketika sudah membelinya.
1.Penempatan. Jadi
sebelum membelinya, sebaiknya pikirkan dulu dimana nantinya anda tempatkan piano
tersebut, di kamar khusus, di kamar anak-anak,
atau di ruang tamu.
Tujuan nya supaya anda memiliki gambaran piano seperti apa
yang anda butuhkan, jika
ruangannya kecil maka belilah piano yang lebih
pendek misalnya C108, C110, C111, atau C120.
Piano dibutuhkan atau bahkan grand piano,
sehingga ketika piano itu ditempatkan di ruangan
tersebut terdapat keharmonisan dan keselarasan
suara yang dihasilkan. Selain itu, jangan lupa pertimbangkan
anggaran dana yang anda sediakan supa nantinya anda tidak kaget.
2. Berkunjung ke beberapa toko piano.
Hal ini sangat penting agar anda bisa
mendapatkan perbandingan harga dan cocok sama isi dompet anda ketika Dalam
kegiatan tawar menawar piano, tanyakan juga
berapa lama garansi yang diberikan, apa ada
tuning, atau delivery (pengangkatan) gratis, dan
lain-lain. Tanyakan juga tentang kursi pianonya
karena pada umumnya kursi piano tidak satu
paket dengan piano karena pabrik pembuatannya
berbeda. Namun untuk menghindari
kesalahpahaman lebih baik ditanyakan serinci
mungkin. Jangan lupa untuk menanyakan heater
piano, apa sudah diinstal di dalam piano atau
masih harus dibelikan. Dan tanyakan juga cara-
cara perawatan piano agar bisa bertahan lama.
3. Dalam memilih piano akustik baru,
sebaiknya janagan mengandalkan merek sebagai patokan,
jadi dengarkan dulu piano itu dan analisa apakah
warna suaranya sesuai dengan selera anda.
Meskipun merek yang sama, warna suara satu
piano dapat berbeda dengan lainnya terutama jika
ukuran tingginya berbeda. Hal ini akan sangat
kontras. Biasanya banyak orang suka dengan merek
Yamaha tetapi juga banyak orang tidak
menyukainya dan lebih memilih piano Eropa. kenapa ada pilihan sedemikian?
Karna warna suara yang lebih
disuka masing-masing orang. Ingat jugalah bahwa semakin terkenal
merek suatu piano maka akan semakin mahal
harganya walaupun kualitasnya belum tentu jauh
berbeda dengan piano lainnya.
4. Telitilah sedikit demi sedikit jangan sampai gegabah dalam memilihnya, jadi
jangan lupa untuk melihat semua komponen
yang ada di dalam piano. Pastikan semuanya
baru, seperti stringnya mengkilat, hammer dan
kayu-kayu lainnya semuanya bersih seperti baru
keluar dari pabrik. Perhatikan jangan sampai
kayunya sudah berubah warna atau berbelang-
belang. Jika ini terjadi berarti pianonya sudah agak
lama di gudang atau di toko. Perhatikan juga apa
ada bekas tetesan air dan jika pernah kena tetesan
air biasanya kayunya akan berubah warna.
Biasanya, jika penjual piano itu tidak memiliki niat
untuk menipu calon pembeli, ia akan dengan
senang hati menunjukkan (membuka) semua
cover pianonya agar nampak jelas kepada calon
pembeli. Namun sebaliknya, jika ada sesuatu
yang ditutupi atau disembunyikan penjual piano
dari calon pembeli, ia tidak akan rela
membukanya karena takut akan kelihatan atau
diketahui masalah piano itu.
5. Perhatikan seluruh body piano, apa
masih mulus atau sudah ada goresan. Pastikan
piano itu masih mengkilat dan jika dilap dengan
minyak khusus (pengelap) untuk piano, anda bisa
melihat bayangan anda pada piano itu, Itu adalah piano baru dan anda bisa melihat
bagian dalamnya yang masih baru dan kayunya
belum berubah warna. Namun jika hal seperti itu
tidak kelihatan lagi, itu berarti piano itu bukan baru
lagi atau mungkin sudah lama dipajang di toko
tapi tidak terjual. Dengan kata lain, piano memang
tetap baru tapi sudah barang lama, yang terakhi jangan sampai anda tertipu sama penjualnya.
Kalau menurut saya pribadi tidak masalah walaupun barang lama tapi kualitas suaranya masih oke asal dengan harga yang lebih murah dari piano yang benar-benar baru dari pabrik.
Oke selamat belanja.
masih merupakan barang mahal dan mewah, termasuk saya sendiri.
Untuk mengingat kenyataan ini maka perlu kita
pertimbangkan matang-matang ketika ingin membeli piano
akustik.
Namun kadang sulit untuk mendapatkan panduan membeli piano
akustik. Fakta ini memang sungguh nyata di
kalangan para orangtua siswa piano dimana
mereka tidak memiliki informasi atau panduan
membeli piano akustik. Itulah sebabnya, banyak
orangtua meminta para guru piano anak-anak
mereka untuk membantu mereka melihat piano
yang ingin dibelikan.
Disini saya ada sedikit tips/cara membeli piano akustik yang bertujuan
supaya para pecinta piano akustik tidak kecewa
ketika membeli piano akustik atau tertipu oleh
para penjual piano yang kurang
bertanggungjawab.
Maaf ini bukan nya saya sok tau, ini sekedar berbagi pengalaman jadi jika anda orang lebih berpengalaman mohon jangan sungkan-sungkan untuk melengkapi tulisan ini.
Sekarang langsung saja biar nggak kebanyakan basa-basi.
Apa bila anda ingin membeli piano akustik baru, ada
beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan
agar anda tidak kecewa ketika sudah membelinya.
1.Penempatan. Jadi
sebelum membelinya, sebaiknya pikirkan dulu dimana nantinya anda tempatkan piano
tersebut, di kamar khusus, di kamar anak-anak,
atau di ruang tamu.
Tujuan nya supaya anda memiliki gambaran piano seperti apa
yang anda butuhkan, jika
ruangannya kecil maka belilah piano yang lebih
pendek misalnya C108, C110, C111, atau C120.
Piano dibutuhkan atau bahkan grand piano,
sehingga ketika piano itu ditempatkan di ruangan
tersebut terdapat keharmonisan dan keselarasan
suara yang dihasilkan. Selain itu, jangan lupa pertimbangkan
anggaran dana yang anda sediakan supa nantinya anda tidak kaget.
2. Berkunjung ke beberapa toko piano.
Hal ini sangat penting agar anda bisa
mendapatkan perbandingan harga dan cocok sama isi dompet anda ketika Dalam
kegiatan tawar menawar piano, tanyakan juga
berapa lama garansi yang diberikan, apa ada
tuning, atau delivery (pengangkatan) gratis, dan
lain-lain. Tanyakan juga tentang kursi pianonya
karena pada umumnya kursi piano tidak satu
paket dengan piano karena pabrik pembuatannya
berbeda. Namun untuk menghindari
kesalahpahaman lebih baik ditanyakan serinci
mungkin. Jangan lupa untuk menanyakan heater
piano, apa sudah diinstal di dalam piano atau
masih harus dibelikan. Dan tanyakan juga cara-
cara perawatan piano agar bisa bertahan lama.
3. Dalam memilih piano akustik baru,
sebaiknya janagan mengandalkan merek sebagai patokan,
jadi dengarkan dulu piano itu dan analisa apakah
warna suaranya sesuai dengan selera anda.
Meskipun merek yang sama, warna suara satu
piano dapat berbeda dengan lainnya terutama jika
ukuran tingginya berbeda. Hal ini akan sangat
kontras. Biasanya banyak orang suka dengan merek
Yamaha tetapi juga banyak orang tidak
menyukainya dan lebih memilih piano Eropa. kenapa ada pilihan sedemikian?
Karna warna suara yang lebih
disuka masing-masing orang. Ingat jugalah bahwa semakin terkenal
merek suatu piano maka akan semakin mahal
harganya walaupun kualitasnya belum tentu jauh
berbeda dengan piano lainnya.
4. Telitilah sedikit demi sedikit jangan sampai gegabah dalam memilihnya, jadi
jangan lupa untuk melihat semua komponen
yang ada di dalam piano. Pastikan semuanya
baru, seperti stringnya mengkilat, hammer dan
kayu-kayu lainnya semuanya bersih seperti baru
keluar dari pabrik. Perhatikan jangan sampai
kayunya sudah berubah warna atau berbelang-
belang. Jika ini terjadi berarti pianonya sudah agak
lama di gudang atau di toko. Perhatikan juga apa
ada bekas tetesan air dan jika pernah kena tetesan
air biasanya kayunya akan berubah warna.
Biasanya, jika penjual piano itu tidak memiliki niat
untuk menipu calon pembeli, ia akan dengan
senang hati menunjukkan (membuka) semua
cover pianonya agar nampak jelas kepada calon
pembeli. Namun sebaliknya, jika ada sesuatu
yang ditutupi atau disembunyikan penjual piano
dari calon pembeli, ia tidak akan rela
membukanya karena takut akan kelihatan atau
diketahui masalah piano itu.
5. Perhatikan seluruh body piano, apa
masih mulus atau sudah ada goresan. Pastikan
piano itu masih mengkilat dan jika dilap dengan
minyak khusus (pengelap) untuk piano, anda bisa
melihat bayangan anda pada piano itu, Itu adalah piano baru dan anda bisa melihat
bagian dalamnya yang masih baru dan kayunya
belum berubah warna. Namun jika hal seperti itu
tidak kelihatan lagi, itu berarti piano itu bukan baru
lagi atau mungkin sudah lama dipajang di toko
tapi tidak terjual. Dengan kata lain, piano memang
tetap baru tapi sudah barang lama, yang terakhi jangan sampai anda tertipu sama penjualnya.
Kalau menurut saya pribadi tidak masalah walaupun barang lama tapi kualitas suaranya masih oke asal dengan harga yang lebih murah dari piano yang benar-benar baru dari pabrik.
Oke selamat belanja.
Selasa, 11 Januari 2011
Cara perawatan piano yang baik
Piano adalah barang yang cantik dan mahal harganya, tapi semahal apapun cepat atau lambat akan mengalami kerusakan.
Apa bila sebuah piano dirawat dengan baik,
pastinya piano itu akan bisa bertahan antara 50 hingga 100
tahun. Namun sangat disayangkan jika
memiliki piano tidak mengetahui cara
merawat pianonya. Akibatnya harus membeli piano
baru untuk si buah hatinya.Bahkan ada piano
akustik baru yang hanya berumur antara 5
hingga 7 tahun, namun terlihat sudah sangat tua
dan lapuk serta berkarat, belum lagi suara yang
dikeluarkan dapat dikatakan sudah tidak layak
pakai, kalau menurut saya itu sangat di sayangkan karna tidak mempunyai banyak uang, hehe
Bagi saya, piano akustik masih
tergolong barang mahal dan mewah karena
harga belinya masih antara 30-50 juta untuk
piano upright. Barang semahal itu sepatutnya
membutuhkan perhatian khusus dari pemiliknya.
Saya menyarankan, rawatlah piano anda sebaik-
baiknya agar tetap bisa menghasilkan suara yang
bagus dan indah.
Lalu apa saja yang perlu dilakukan untuk merawatnya?
Yang paling penting adalah
melakukan Tuning/stem secara teratur. Jika anda
memiliki piano akustik, anda harus rajin
memperhatikan jadwal tuningnya. Walaupun piano itu
dimainkan secara rutin ataupun tidak, atau tidak
dimainkan sama sekali harus mendapat
perawatan paling sedikitnya harus dituning sekali
dalam 5-7 bulan. Kegiatan rutin ini berguna untuk
menjaga kestabilan, dan keprimaan suara piano
tersebut.
Jika anda ingin memindah atau menggeser piano dari satu
ruangan ke ruangan yang lain, atau dipindahkan
dari lantai satu ke lantai dua atau dari rumah satu
ke rumah lain, jangan lupa untuk perhatikan tuning nya,
karena setiap pemindahan akan membawa
dampak pada kualitas suara piano itu sendiri.
Yang kedua adalah jagalah suhu di ruang piano anda
agar tetap stabil. Piano sebaiknya ditempatkan di
ruang tertutup dan paling baik di rungan AC karena ruangan AC akan selalu kering
dan suhunya tetap stabil. Apa bila suhu di ruangan
terus berubah-ubah maka piano akan cepat
berkarat atau berjamur. Jika hal ini terjadi, piano
akustik baru yang masih berumur dua tahun
sekalipun akan terlihat tua. Inilah yang
membedakan piano di Eropa dan Amerika
dengan piano di Asia khususnya negara-negara
yang berada di garis khatulistiwa, karena negara-
negara ini memiliki curah hujan yang tinggi yang
berpengaruh langsung pada suhu ruangan
rumah. Tidak banyak orang yang menempatkan
pianonya di ruangan AC. Sepertinya kita tidak
memiliki pilihan untuk menempatkan piano kita di
tempat terbuka atau di ruang tamu dan inilah
yang sering dilakukan oleh banyak pemilik piano.
Jika anda ingin menempatkan piano anda di
ruang terbuka seperti ruang tamu, perhatikanlah
hal penting ini: Jangan sekali-kali letakkan piano
anda dekat jendela atau pintu. Walaupun ini kelihatanya asik, jika sedang
bermain piano, bisa melihat-lihat dari jendela, masuk akal kan, tetapi
tahukah anda bahwa itu malah jadi merusak piano anda? Loh kenapa? Karena udara
yang masuk dari jendela dan pintu tersebut akan
langsung masuk ke piano anda. Ingatlah selalu
bahwa piano yang terlihat mulus
dan cantik, itu juga terbuat dari kayu dan stringnya
terbuat dari baja yang mana kedua bahan ini tidak
bisa kena air atau berada dalam suhu yang
lembab.
Apa yang terjadi jika piano ditempatkan di dekat
pintu atau jendela? Pertama, body piano dan
komponen piano bagian dalam yang terbuat dari
kayu akan berjamur, dan suhu lembab akan
berakibat langsung pada tuts piano anda.
Biasanya tuts piano anda akan turun dan
nyangkut sana sini dan sebagainya karena semua
elemen kayu di dalamnya telah mengembang
karena mengandung air.
Kedua, karena kayunya
lembab maka akan terjadi pembusukan pada
kayu piano anda.
Ketiga, piano anda akan rusak
dan tidak bisa dituning lagi meskipun masih
kelihatan cantik dan mulus karena baut pemegang
string piano telah menjadi longgar atau dol.
Keempat, akibat suhu
lembab di ruangan atau angin yang mengandung
air masuk ke piano akustik anda, maka string
piano anda akan berkarat dan tidak lama lagi
stringnya akan putus, dan anda siap-siap
mengganti yang baru dengan harga yang mahal. Jika
string besar putus, anda harus merogoh kantong
anda antara S$ 60-100, tergantung string mana
yang putus, wuih mahalnya.
Semakin besar string yang putus,
semakin besar pula harga yang harus anda
bayar. Harga diatas belum termasuk biaya
ongkos pasang string dan tuning piano pada saat
bersamaan.
Jadi hati-hatilah dan jagalah piano sebaik-baiknya, apapun barangnya jika di rawat dengan baik pastinya akan awet atau tidak cepat rusak.
Selamat merawat barang kesayangan anda.
Apa bila sebuah piano dirawat dengan baik,
pastinya piano itu akan bisa bertahan antara 50 hingga 100
tahun. Namun sangat disayangkan jika
memiliki piano tidak mengetahui cara
merawat pianonya. Akibatnya harus membeli piano
baru untuk si buah hatinya.Bahkan ada piano
akustik baru yang hanya berumur antara 5
hingga 7 tahun, namun terlihat sudah sangat tua
dan lapuk serta berkarat, belum lagi suara yang
dikeluarkan dapat dikatakan sudah tidak layak
pakai, kalau menurut saya itu sangat di sayangkan karna tidak mempunyai banyak uang, hehe
Bagi saya, piano akustik masih
tergolong barang mahal dan mewah karena
harga belinya masih antara 30-50 juta untuk
piano upright. Barang semahal itu sepatutnya
membutuhkan perhatian khusus dari pemiliknya.
Saya menyarankan, rawatlah piano anda sebaik-
baiknya agar tetap bisa menghasilkan suara yang
bagus dan indah.
Lalu apa saja yang perlu dilakukan untuk merawatnya?
Yang paling penting adalah
melakukan Tuning/stem secara teratur. Jika anda
memiliki piano akustik, anda harus rajin
memperhatikan jadwal tuningnya. Walaupun piano itu
dimainkan secara rutin ataupun tidak, atau tidak
dimainkan sama sekali harus mendapat
perawatan paling sedikitnya harus dituning sekali
dalam 5-7 bulan. Kegiatan rutin ini berguna untuk
menjaga kestabilan, dan keprimaan suara piano
tersebut.
Jika anda ingin memindah atau menggeser piano dari satu
ruangan ke ruangan yang lain, atau dipindahkan
dari lantai satu ke lantai dua atau dari rumah satu
ke rumah lain, jangan lupa untuk perhatikan tuning nya,
karena setiap pemindahan akan membawa
dampak pada kualitas suara piano itu sendiri.
Yang kedua adalah jagalah suhu di ruang piano anda
agar tetap stabil. Piano sebaiknya ditempatkan di
ruang tertutup dan paling baik di rungan AC karena ruangan AC akan selalu kering
dan suhunya tetap stabil. Apa bila suhu di ruangan
terus berubah-ubah maka piano akan cepat
berkarat atau berjamur. Jika hal ini terjadi, piano
akustik baru yang masih berumur dua tahun
sekalipun akan terlihat tua. Inilah yang
membedakan piano di Eropa dan Amerika
dengan piano di Asia khususnya negara-negara
yang berada di garis khatulistiwa, karena negara-
negara ini memiliki curah hujan yang tinggi yang
berpengaruh langsung pada suhu ruangan
rumah. Tidak banyak orang yang menempatkan
pianonya di ruangan AC. Sepertinya kita tidak
memiliki pilihan untuk menempatkan piano kita di
tempat terbuka atau di ruang tamu dan inilah
yang sering dilakukan oleh banyak pemilik piano.
Jika anda ingin menempatkan piano anda di
ruang terbuka seperti ruang tamu, perhatikanlah
hal penting ini: Jangan sekali-kali letakkan piano
anda dekat jendela atau pintu. Walaupun ini kelihatanya asik, jika sedang
bermain piano, bisa melihat-lihat dari jendela, masuk akal kan, tetapi
tahukah anda bahwa itu malah jadi merusak piano anda? Loh kenapa? Karena udara
yang masuk dari jendela dan pintu tersebut akan
langsung masuk ke piano anda. Ingatlah selalu
bahwa piano yang terlihat mulus
dan cantik, itu juga terbuat dari kayu dan stringnya
terbuat dari baja yang mana kedua bahan ini tidak
bisa kena air atau berada dalam suhu yang
lembab.
Apa yang terjadi jika piano ditempatkan di dekat
pintu atau jendela? Pertama, body piano dan
komponen piano bagian dalam yang terbuat dari
kayu akan berjamur, dan suhu lembab akan
berakibat langsung pada tuts piano anda.
Biasanya tuts piano anda akan turun dan
nyangkut sana sini dan sebagainya karena semua
elemen kayu di dalamnya telah mengembang
karena mengandung air.
Kedua, karena kayunya
lembab maka akan terjadi pembusukan pada
kayu piano anda.
Ketiga, piano anda akan rusak
dan tidak bisa dituning lagi meskipun masih
kelihatan cantik dan mulus karena baut pemegang
string piano telah menjadi longgar atau dol.
Keempat, akibat suhu
lembab di ruangan atau angin yang mengandung
air masuk ke piano akustik anda, maka string
piano anda akan berkarat dan tidak lama lagi
stringnya akan putus, dan anda siap-siap
mengganti yang baru dengan harga yang mahal. Jika
string besar putus, anda harus merogoh kantong
anda antara S$ 60-100, tergantung string mana
yang putus, wuih mahalnya.
Semakin besar string yang putus,
semakin besar pula harga yang harus anda
bayar. Harga diatas belum termasuk biaya
ongkos pasang string dan tuning piano pada saat
bersamaan.
Jadi hati-hatilah dan jagalah piano sebaik-baiknya, apapun barangnya jika di rawat dengan baik pastinya akan awet atau tidak cepat rusak.
Selamat merawat barang kesayangan anda.
Langganan:
Postingan (Atom)